Tujuan Nasional Dan Ideologi Bangsa Indonesia

Standar

Tujuan Nasional adalah sasaran segala kegiatan suatu bangsa yang perwujuannya harus diusahakan secara terus rnenerus. Tujuan nasional bangsa Indonesia tercantum dalam alenia keempat Pembukaan UUD 1945 yang berbunyi “Kemudian daripada itu untuk membentuk suatu pemerintahan negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, untuk memajukan kesejahtetaan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial”.

Dan tujuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa politik mar negeri Indonesia bercorak:

  1. Mempertahankan kemetdekaan dan menghapuskan segala bentuk penjajahan,
  2. Memperjuangkan perdamaian dunia yang abadi, dan
  3. Memperjuangkan susunan ekonomi dunia yang berkeadilan sosial,

Selain itu, politik luar negeri Indonesia harus bersifat bebas dan aktif. Bebas mengandung anti bahwa negara mempunyai hak yang penuh atau kemandirian untuk menentukan sikap dan kehendak sendiri sebagai bangsa yang bendaulat. Artinya, negara bebas menentukan sikap serta tidak memihak dalam menghadapi pertentangan antara dua blok raksasa di dunia, yaitu blok kapitalis (barat) dan blok komunis (timur). Aktif mengandung anti bahwa dalam pergaulan internasional negara tidak boleh tinggal diam, tetapi harus berperan dalam memperjuangkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial dalam lingkup internasional.

Dengan demikian, politik bebas dan aktif tidak sama dengan netral karena netral berarti tidak peduh dan cenderung tidak mendorong untuk mengambil sikap apapun atas kejadian-kejadian internasional. Melalui politik bebas dan aktif, Indonesia menempatkan dirinya sebagai subjek (pelaku) dan aktif dalam pergaulan internasional sehingga tidak dapat dikendalikan oleh haluan politik negara lain yang didasarkan pada kepentingan nasionalnya.

Oleh karena itu, dalam melaksanakan politik luar negeri, negara Republik Indonesia sedapat mungkin akan memilih jalan damai. Bagi bangsa Indonesia, perang merupakan jalan terakhir dalam mempertahankan kemerdekaan. Oleh karena itu, perang yang mungkin terpaksa dilakukan oleh bangsa Indonesia adalah perang yang adil, bukan perang yang menguasai dan menjajah bangsa lain.

 

I. Pengertian dan Fungsi Ideologi
Nama ideologi berasal dari kata ideas dan logos. Idea berarti gagasan,konsep,sedangkan logos berarti ilmu. Pengertian ideologi secara umum adalahsekumpulan ide, gagasan, keyakinan, kepercayaan yang menyeluruh dansistematis dalam bidang politik, ekonomi, sosial, budaya dan keagamaan.Ciri-ciri ideologi adalah sebagai berikut :1. Mempunyai derajat yang tertinggi sebagai nilai hidup kebangsaan dankenegaraan.2. Oleh karena itu, mewujudkan suatu asas kerohanian, pandanagn dunia,pandangan hidup, pedoman hidup, pegangan hidup yang dipelihara diamalkandilestarikan kepada generasi berikutnya, diperjuangkan dan dipertahankandengan kesediaan berkorban.Fungsi ideologi menurut beberapa pakar di bidangnya :1. Sebagai sarana untuk memformulasikan dan mengisi kehidupan manusiasecara individual.
(Cahyono, 1986)
2. Sebagai jembatan pergeseran kendali kekuasaan dari generasi tua (foundingfathers) dengan generasi muda.
(Setiardja, 2001)
3. Sebagai kekuatan yang mampu member semangat dan motivasi individu,masyarakat, dan bangsa untuk menjalani kehidupan dalam mencapai tujuan.
(Hidayat, 2001)II. Pancasila sebagai Ideologi Bangsa
Pancasila sebagai ideologi bangsa adalah Pancasila sebagai cita-cita negara ataucita-cita yang menjadi basis bagi suatu teori atau sistem kenegaraan untuk seluruh rakyat dan bangsa Indonesia, serta menjadi tujuan hidup berbangsa danbernegara Indonesia.Berdasarkan Tap. MPR No. XVIII/MPR/1998 tentang Pencabutan Ketetapan MPR tentang P4, ditegaskan bahwa Pancasila adalah dasar NKRI yang harusdilaksanakan secara konsisten dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
III. Pancasila sebagai Ideologi Terbuka
Makna dari ideologi terbuka adalah sebagai suatu sistem pemikiran terbuka.Ciri-ciri ideologi terbuka dan ideologi tertutup adalah :
 Ideologi Terbuka
a. merupakan cita-cita yang sudah hidup dalam masyarakat.b. Berupa nilai-nilai dan cita-cita yang berasal dari dalam masyarakat sendiri.c. Hasil musyawarah dan konsensus masyarakat.d. Bersifat dinamis dan reformis.
 Ideologi Tetutup
a. Bukan merupakan cita-cita yang sudah hidup dalam masyarakat.b. Bukan berupa nilai dan cita-cita.c. Kepercayaan dan kesetiaan ideologis yang kaku.d. Terdiri atas tuntutan konkret dan operasional yang diajukan secara mutlak.Menurut Kaelan, nilai-nilai yang terkandung dalam ideologi Pancasila sebagaiideologi terbuka adalah sebagai berikut :
 a) Nilai dasar, yaitu hakekat kelima sila Pancasila.b) Nilai instrumental, yang merupakan arahan, kebijakan strategi, sasaran sertalembaga pelaksanaanya.c) Nilai praktis, yaitu merupakan realisasi nilai-nilai instrumental dalam suaturealisasi pengamalan yang bersifat nyata, dalam kehidupan sehari-hari dalammasyarakat, berbangsa dan bernegara.PERTANYAAN :1) Mengapa Indonesia menggunakan ideologi terbuka?2) Bagaimana cara menumbuhkan kadar dan idealism yang terkandung Pancasilasehingga mampu memberikan harapan optimisme dan motivasi untuk mewujudkan cita-cita? JAWABAN :1) Karena Indonesia adalah sebuah negara dan sebuah negara memerlukansebuah ideologi untuk menjalankan sistem pemerintahan yang ada pada negaratersebut, dan masing-masing negara berhak menentukan ideologi apa yangpaling tepat untuk digunakan, dan di Indonesia yang paling tepat adalahdigunakan adalah ideologi terbuka karena di Indonesia menganut sistempemerintahan demokratis yang di dalamnya membebaskan setiap masyarakatuntuk berpendapat dan melaksanakan sesuatu sesuai dengan keinginannyamasing-masing. Maka dari itu, ideologi Pancasila sebagai ideologi terbuka adalah yang paling tepat untuk digunakan oleh Indonesia.2) Kita harus menempatkan Pancasila dalam pengertian sebagai moral, jiwa, dankepribadian bangsa Indonesia. Pancasila sebagai jiwa bangsa Indonesiakeberadaanya/lahirnya bersamaan dengan adanya bangsa Indonesia. Selainitu,Pancasila juga berfungsi sebagai kepribadian bangsa Indonesia. Artinya, jiwabangsa Indonesia mempunyai arti statis dan dinamis. Jiwa ini keluar diwujudkandalam sikap mental, tingkah laku, dan amal perbuatan bangsa Indonesia yangpada akhirnya mempunyai cirri khas. Sehingga akan muncul dengan sendirinyaharapan optimisme dan motivasi yang sangat berguna dalam mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia.KESIMPULAN : Jadi, setiap negara berhak dalam memilih sistem pemerintahannya sendiri,Indonesia juga pernah menerapkan beberapa sistem pemerintahan. Namun, yang paling cocok dengan kepribadian bangsa Indonesia adalah ideologi terbukakarena sinkron dengan sistem pemerintahan yang demokratis yang menjaminkebebasan warga negaranya dalam mengeluarkan pendapat sebagaimanatercantum dalam UUD 1945 pasal 28.

About these ads

Welcome To My Blog

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s